Tips merawat anak kucing

Tips merawat anak kucing - Bagaimana Merawat Anak Kucing
Jika tiba-tiba di jalan anda menemukan anak kucing terlantar pasti rasanya ingin sekali membawanya pulang karena terlihat lucu atau kasihan, tapi disisi lain anda pasti bingung bagaimana cara merawatnya, betul begitu kan? Jadi dibawah ini ada beberapa informasi yang mungkin berguna untuk anda yang ingin merawat anak kucing.
Sebelumnya harus dipastikan dulu bahwa anak kucing yang ditemukan benar-benar terlantar dan tidak terlihat ada induknya. Tapi walaupun si induk tidak ada disekitarnya bukan berarti anak kucing itu terlantar. Bila anak kucing tersebut bersih, gemuk, dan tidur dengan nyamannya bisa jadi anak kucing itu punya induk yang merawatnya. Bila anak kucing itu kotor, kurus, dan mengeong terus karena kelaparan maka kemungkinan dia terlantar dan terpisah dari induknya. (Note: Idealnya anak kucing tidak boleh dipisahkan dari induk dan saudaranya hingga usia 8-10 minggu)
Perawatan kucing


Cara Membersihkan Anak Kucing
Setelah membawa anak kucing ke rumah, bersihkan dengan kain yang lembut dan kering. Letakkan anak kucing di sebuah kotak yang aman, nyaman, dan tentunya hangat. Untuk menciptakan suasana hangat bisa dengan cara melapisi kotak dengan kain tebal dan hangat, dapat juga ditambahkan lampu dengan daya 5-10 Watt di atas kotaknya.

Sumber Nutrisinya Utama Anak Kucing
Menyusui anak kucing dengan botol
Menyusui anak kucing dengan botol
Anak kucing lepas sapih hingga umur 8-10 minggu dan hanya mengkonsumsi susu sebagai sumber nutrisinya hingga umur 5 minggu (mereka belum boleh diberi makanan tambahan  hingga umur 4 – 5 minggu). Akan tetapi perlu diingat bahwa kucing tidak dianjurkan meminum susu sapi (mengandung laktosa) karena bisa menyebabkan diare. Susu formula khusus untuk anak kucing bisa di dapat di petshop atau bisa konsultasi dengan dokter hewan terdekat

Kebutuhan Susu Anak Kucing
Menyusui anak kucing dengan spuit
Menyusui anak kucing dengan spuit
0 hr – 1 mg: 2-4 ml/sekali minum (kebutuhannya ± 24ml/hari)
1 mg       : 3-6 ml/sekali minum (kebutuhannya ± 32ml/hari)
2 mg       : 6-8 ml/sekali minum (kebutuhannya ± 54ml/hari)
3 mg       : 8-10 ml/sekali minum (kebutuhannya ± 80ml/hari)
4 mg       : 10-13 ml/sekali minum (kebutuhannya ± 104ml/hari)

Jadwal Pemberian Susu Anak Kucing
0 hr – 2 mg    : setiap 3 jam/1x ( kebutuhannya 8x/ hari)
3 mg           : setiap 4 jam/1x ( kebutuhannya 5x/ hari)
4 mg           : setiap 5 jam/1x ( kebutuhannya 5x/ hari)
4 – 5 mg       : 4 – 5x/hari (mulai dikenalkan dengan pakan basah kalengan dan susu formula)

Itulah beberapa tipps merawat anak kucing,semoga berguna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manfaat buah naans untuk kesehatan

Manfaat merkissa untuk kesehatan

Salep pengobat luka sunat